20 March 2012

Mancini Bantah The Citizens Mulai Panik


Impian menyabet gelar juara Premier League musim ini mulai terasa berat. Meski demikian, manajer Manchester City Roberto Mancini menegaskan klubnya akan tetap kalem dan fokus mengejar target mereka.
The Citizens kini sedang dalam tren buruk. David Silva dan kawan-kawan pertengahan pekan lalu tersingkir dari ajang Liga Europa. ManCity kalah agregat gol tandang dengan Sporting Lisbon.

Di Premier League, ManCity juga baru mengalami pukulan telak. Setelah sejak awal musim memimpin klasemen, ManCity akhirnya tersingkir dari singgasana mereka akibat kekalahan di tangan Swansea. Posisi mereka direbut Manchester United dan Setan Merah kini unggul empat angka. MU sudah main di satu partai lebih banyak.

Guna kembali ke jalur juara, ManCity harus mengalahkan Chelsea di Etihad Stadium, Rabu 21 Maret 2012 dinihari WIB. Ini bukan tugas yang mudah mengingat The Blues kini sedang on fire.

"Kami kehilangan posisi puncak klasemen di Swansea, tapi ini bukan akhir dari perburuan gelar juara seperti yang dikatakan beberapa orang. Sekarang sangat penting bagi kami untuk tetap nyaman bermain bersama sebagai sebuah tim. Kami harus berkumpul kembali dan menemukan bentuk terbaik kami. Para fans akan memainkan peran mereka sendiri saat melawan Chelsea," kata Mancini seperti dilansir Mirror Football, Selasa 20 Maret 2012.

"Kami tidak perlu panik. Tentu saja lebih baik jika kami tetap berada di puncak klasemen. Tapi, meski sekarang kami berada di posisi kedua, ini tidak mengubah target kami."
Selain Chelsea, lawan-lawan berat ManCity di sisa musim ini adalah Arsenal dan Manchester United. Meski begitu, Mancini tetap optimistis dengan peluang juara timnya.

"Kami memiliki 10 pertandingan untuk diselesaikan dan masih banyak poin yang tersisa. Jumlah pertandingan itu hampir 25 persen dari keseluruhan musim ini. Musim ini masih panjang dan setiap pekan situasi bisa berubah."

"Kami akan berjuang keras bersama-sama sampai akhir untuk memenangkan gelar," ucap Mancini.(arn)

No comments:

Post a Comment