15 May 2012

Puluhan Ribu Suporter akan Birukan Manchester Keberhasilan ini langsung membawa memori beberapa suporter pada tahun 1999.


Puluhan ribu fans Manchester City akan turun ke jalan-jalan di Kota Manchester pada senin malam waktu setempat. Para suporter akan tumpah ruah merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka menyabet trofi Premier League.

Euforia yang telah dinanti-nanti selama 44 tahun. Setelah sekian lama hidup dalam bayangan kebesaran rival sekotanya, Manchester United, fans The Citizens akhirnya dapat dengan percaya diri mengenakan kostum dan atribut tim kesayangannya.

Rencananya, para pemain The Citizens dan trofi Premier League akan diarak dengan bus atap terbuka melewati jalan-jalan utama Kota Manchester. The Citizens akhirnya menyabet trofi prestisius itu setelah di laga pamungkas berhasil menaklukkan Queens Park Ragers 3-2 dalam laga dramatis.

Sempat membuka gol lewat Pablo Zabaleta, trofi hampir melayang saat QPR berhasil berbalik unggul 1-2 lewat gol Djibril Cisse dan Jamie Mackie. Dramatisnya, di masa injury time, ManCity mampu mencetak dua gol lewat Edin Dzeko dan Sergio Aguero.

Keberhasilan ini langsung membawa memori beberapa suporter pada tahun 1999 saat berhasil mengalahkan Gillingham pada babak playoff Divisi Dua. Saat itu, Manchester City berhasil tampil di Championship usai menang dalam drama adu penalti.

Dramatisnya, dalam waktu normal, The Citizens juga sempat tertinggal 1-2 sebelum akhirnya Paul Dickov berhasil mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time.

"Saya kehilangan suara saya. Sungguh luar biasa. Saya saat itu di Wembley saat kami bermain melawan Gillingham dan kami dalam situasi yang sama. Saya juga mengenakan kostum yang sama. Saya sempat berpikir seragam ini telah dikutuk. Kami harus melewati jalan terjal tapi kami akhirnya mampu melakukannya. Sungguh luar baisa," kata Dan Walters, 25, salah seorang suporter ManCity dilansir thenorthernecho.

Suka cita juga ditunjukan fans lainnya, Paul Fletcher, 40. "Sungguh sulit dipercaya. Kejadian melawan Gillingham kembali terjadi. MU menang tapi yang terpenting sebuah akhir. 44 tahun yang menyakitkan dan saya telah 34 tahun merasakannya. Saya akan menikmati malam ini dan besok dan musim panas."

Jika fans ManCity siap menggelar pesta, sebaliknya fans MU harus rela menelan kekecewaan setelah gagal merebut trofi ke-20 nya. Sir Alex Ferguson harus segera berbenah untuk menghadang pasukan Roberto Mancini yang tampaknya mulai pede.#arn-ctwd

No comments:

Post a Comment