Manchester City secara dramatis mampu meraih kemenangan atas Stoke City dengan skor tipis, 1-0, dalam putaran keempat Piala FA, yang dihelat di Stadion Britannia, Sabtu (26/1/13).
Gol semata wayang yang memastikan The Citizens melaju ke babak selanjutnya, dicetak oleh Pablo Zabaleta di menit ke-86, setelah serangkaian peluang yang dimiliki para penyerang City tak kunjung berbuah gol.
Meski tampil di kandang lawan, City segera menekan begitu peluit kick off dibunyikan dan memperoleh peluang di menit pertama.
Berawal dari skema serangan dari lini tengah, Edin Dzeko yang mendapat ruang tembak dari area penalti Stoke, melakukan tendangan ke arah gawang. Namun, bola masih membentur bek lawan sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Begitu juga dengan upaya David Silva yang mendapat sodoran dari sepak pojok. Tendangan kerasnya masih melambung tipis di atas mistar gawang yang dijaga Thomas Sorensen.
Kerjasama apik antara Silva dan Carlos Tevez di area pertahanan Stoke, nyaris saja berbuah gol di menit ke-8. Beruntung bagi tuan rumah karena Sorensen mampu melakukan penyelamatan gemilang atas sepakan terarah yang dilepaskan Tevez.
Tak ingin terus ditekan, Stoke coba meladeni permainan menyerang lawannya dengan skema serangan balik. Peluang pun didapat di menit ke-15 melalui sundulan Robert Huth. Tapi, bola yang sudah tak terjangkau oleh kiper City, Costel Pantilimon, masih melayang tipis dari sasaran.
Lima menit berselang, The Citizens memiliki peluang emas yang diperoleh dari eksekusi tendangan bebas David Silva dari jarak sekitar 30 meter di depan gawang. Kendati sudah melewati pagar betis dan Sorensen mati langkah, si kulit bundar hanya menerpa mistar.
Memasuki menit ke-22, Tevez kembali memperoleh kesempatan mencetak gol setelah menerima sodoran Edin Dzeko. Sayang penyelesaian striker Argentina atas umpan mendatar yang dikirim Dzeko, masih melebar.
Pendukung tim tuan rumah sempat bersorak kegirangan di menit ke-28, saat Ryan Shawcross mampu menyarangkan bola ke dalam gawang City. Sialnya, kegembiraan itu tak berlanjut karena wasit menilai bek Stoke itu telah terperangkap offside sebelum menerima tendangan bebas Matthew Etherington.
Nasib sial menghampiri tim tamu sehubungan dengan cedera yang dialami palang pintu sekaligus kaptennya, Vincent Kompany di menit ke-33, sehingga ia harus ditarik keluar dan digantikan Gael Clichy di menit ke-40.
Di sisa waktu paruh pertama, kedua kesebelasan tetap bertukar serangan dalam tempo lambat. Namun, hingga jeda, tak ada gol yang diciptakan.
Usai turun minum, tepatnya di menit ke-48, tim tamu mengancam melalui sontekan Dzeko dari muka kotak penalti setelah menerima umpan silang mendatar Aleksandar Kolarov. Tapi, bola masih menyentuh bek Stoke dan menghasilkan sepak pojok.
Gareth Barry yang mendapatkan umpan sepak pojok, berhasil memenangi duel udara dengan bek Stoke. Sayang sundulannya masih melambung dari target.
Tempo permainan kian meningkat memasuki menit ke-50. Penetrasi dari sektor sayap serta umpan-umpan silang, dilakukan oleh kedua tim guna menembus gawang lawannya.
Peluang pun lagi-lagi didapat tim tamu, saat pertandingan menginjak menit ke-60. Edin Dzeko yang lolos dari penjagaan di sektor kanan, segera menggiring bola ke area penalti dan mengirim umpan silang ke tengah. Kolarov yang membantu serangan langsung menyambut dengan sontekan. Sayangnya, arah bola masih menyamping di tiang kiri gawang Stoke.
Guna menambah daya serang, City memasukkan Sergio Aguero di menit ke-62 untuk menggantikan Kolarov yang mengalami masalah pada kakinya, usai melakukan usaha mencetak gol.
Menit ke-64, David Silva melepaskan umpan lambung terukur ke arah Gareth Barry yang berada di jantung pertahanan lawan. Tapi, kontrol bola yang kurang sempurna dari gelandang tengah itu, membuat Sorensen mampu mengantisipasi serangan tersebut.
Tevez yang masih penasaran mencetak gol, melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti di menit ke-66. Namun, sepakan mendatar yang mengarah ke gawang itu, masih dapat diamankan kiper Stoke.
Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tim besutan Roberto Mancini di 10 menit jelang bubaran, akhirnya berbuah gol, tepatnya di menit ke-86. Berawal dari serangan yang dibangun David Silva dan Aguero dari lini tengah, Zabaleta yang tak terkawal langsung menyambut bola dengan tendangan dan melesat ke dalam gawang. Skor menjadi 1-0 untuk keungulan City.
Di masa injury time, lemparan ke dalam yang dilakukan Ryan Shotton, nyaris saja bisa dikonversi menjadi gol oleh Cameron Jerome. Sayangnya, sontekan penyerang yang baru masuk di babak kedua itu, masih melambung.
Stoke coba menyerang total di sisa waktu yang ada, dengan tujuan mencetak gol dan menghindari kekalahan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan oleh Howard Webb yang memimpin pertandingan, skor tetap 1-0 untuk kemenangan Manchester City.
Susunan pemain:
Stoke City: Thomas Sorensen, Robert Huth, Ryan Shawcross, Andy Wilkinson, Ryan Shotton, Glenn Whelan, Steven Nzonzi, Michael Kightly, Matthew Etherington, Kenwyne Jones, Jonathan Walters. Pelatih: Tony Pulis.
Manchester City: Costel Pantilimon, Vincent Kompany, Pablo Zabaleta, Joleon Lescott, Aleksandar Kolarov, James Milner, Javi Garcia, Gareth Barry, David Silva, Edin Dzeko, Carlos Tevez. Pelatih: Roberto Mancini.

No comments:
Post a Comment