Carlos Tévez mengaku bahwa dirinya adalah orang yang berbeda dari Tévez yang pergi dari Manchester City ke Argentina pada musim lalu, namun dia mengakui bahwa dia masih memiliki hal yang harus dilakukan agar dapat kembali memenangkan hati para fans.
Tévez telah mengukuhkan kembali dirinya sebagai pemain reguler Roberto Mancini di musim ini, sesuatu yang hampir tak terpikirkan tahun lalu ketika dia pergi tanpa izin ke Argentina selama beberapa bulan.
"Saya tahu bukan hal yang mudah untuk kembali," kata Tévez kepada Sunday Times. "Saya meninggalkan City dan anda bisa bilang saya pergi lewat pintu belakang. Namun ini seperti ada dua Tévez. Di satu sisi ada Tévez yang memiliki masalah, dan di sisi yang lain saat ini, ada Tévez yang tidak lagi memiliki masalah.
Tévez berkata bahwa kuncinya adalah mendapatkan kembali keluarganya, Tévez telah meminta untuk dilepas City ketika kepergiannya ketika istri dan anaknya kembali ke Argentina, namun sekarang merka telah kembali ke Inggris, Tévez berkata dia telah memiliki perspektif yang berbeda dalam sepakbolanya.
"Itu merubah segalanya secara total, disposisi anda, selera humor anda, hanya karena berada dekat dengan mereka (keluarga)," katanya. "Bila saya tidak dimainkan di waktu lalu saya akan berada dalam suasana hati yang buruk. Sekarang saya masih kecewa namun saya pulang ke rumah, menemui putri saya, itu membuat pikiran saya tenang dan saya merasa lebih baik.
Penyerang berusia 29 tahun itu telah mencetak 11 gol dari 33 penampilannya musim ini, hasil ini belum setara dengan pencapaiannya sebelum dia pergi namun dirinya masih menjadi ujung tombak yang berharga dalam skema Mancini.
Walaupun begitu, beberapa fans City masih belum enak hati setalah kejadian musim lalu, Gol-gol Tévez musim ini kadangkala disambut dingin oleh beberapa fans.
Tévez dapat mengerti hal itu, namun dia masih berusaha untuk memenangkan kembali hati para fans dengan sikap dan perilakunya yang baru.
"Saya tahu akan sulit bagi para fans untuk menerima saya lagi," katanya. "Namun saya harap, sedikit demi sedikit, pertandingan demi pertandingan...anda memberikan seluruhnya untuk kostum anda dan memenangkan mereka melalui lapar akan kejayaan. Saya pernah menjadi idola yang sesungguhnya bagi para fans, mereka sangat mendukung saya. Saya harap saya dapat memnangkan hal itu kembali.
Sementara usahanya untuk memenangkan hati para fans masih dalam proses, Tévez menekankan bahwa dirinya dan Mancini sekarang baik-baik saja, hubungan mereka yang pernah panas sekarang telah lebih mencair.
"Mungkin semuanya akan mengacu kepada kedewasaan," tambahnya. "Mungkin, sebelumnya, saya berada di bawah tekanan besar. Saya dulu adalah pemimpin tim. Orang-orang seringkali berkata, 'Bila Carlos memiliki hari yang buruk, City juga memiliki hari yang buruk', Mungkin anda hanya telah mencapai titik dimana ada hal yang lebih buruk dala kehidupan daripada kekecewaan dalam sepakbola.

No comments:
Post a Comment