05 June 2013

Fernandinho Rekrutmen Kedua City di Era Pellegrini

dalam beberapa hari ke depan Manchester City akan merilis deal kesepakatan dengan Shakhtar Donetsk terkait proses transfer Fernandinho.
Setelah resmi menggaet winger Sevilla Jesus Navas dengan fee transfer sebesar 22 juta pound atau sekitar Rp 320 miliar, dalam beberapa hari ke depan Manchester City akan merilis deal kesepakatan dengan Shakhtar Donetsk terkait proses transfer Fernandinho.

Artinya, gelandang asal Brasil berusia 28 tahun ini akan menjadi pemain anyar The Citizens kedua di era Manuel Pellegrini.

Semusim lamanya City memonitor sepak terjang Fernandinho di ajang Liga Premier Ukraina. Fernandinho sendiri mengaku berniat hijrah ke Etihad Stadium demi memperbesar prospek kemungkinannya untuk menembus skuat Timnas Brasil yang akan bermain di Piala Dunia 2014.

Namun, klausul buy-out sebesar 42,5 juta pound dalam kontrak kerjanya membuat Fernandinho merasa terkungkung.

Jumlah klausul tersebut 15 juta pound lebih besar dibanding banderol yang dikehendaki City. Beruntung bagi Fernandinho, sikap kubu Shakhtar melunak.

Dalam proses negosiasi antara kedua klub tercapai kesepakatan. Namun, belum dapat diketahui berapa besar dana yang harus dikeluarkan City untuk mengakuisisi hak kepemilikan Fernandinho.

Sejauh ini, City belum resmi mendaulat Pellegrini. Namun, gerak langkah klub di bursa transfer terus berjalan seiring dengan aktifnya perburuan yang dilakukan Direktur Sepakbola Klub Txiki Begiristain.

City tampaknya belajar banyak dari kesalahan di era Roberto Mancini, yaitu kurang aktif melakukan pendekatan dan negosiasi terhadap pemain buruan. Mancini sempat mengeluhkan buruknya strategi klub yang membuat Robin van Persie terbang ke Manchester United.

Di sisi lain, Shakhtar sendiri telah membidik dua pemain untuk mengisi posisi yang akan ditinggalkan Fernandinho dan Henrikh Mkhitaryan yang dibidik Liverpool, yaitu dengan merekrut dua pemain asal Brasil: Wellington Nem (Fluminense) dan Fernando (Gremio) dalam deal senilai 18 juta pound. (Telegraph)

No comments:

Post a Comment