Sebagai contoh, Zabaleta menilai, Mancini harus menjaga keharmonisan ruang ganti Man. City dan itu jelas hal yang rumit. Terkadang, ada beberapa pemain Man. City yang tidak suka dicadangkan ketika Mancini melakukan rotasi dan itu hal yang lumrah bagi Zabaleta.
"Dengan 25 pemain, tidak mudah bagi manajer untuk bekerja dan mempertahankan kebahagiaan semuanya. Kadang pemain dicadangkan karena Mancini ingin melakukan perubahan.
Namun mereka kecewa karena mereka ingin tampil, itu terjadi di semua tim," ujar Zabaleta, seperti dilansir Guardian .
Berhasil memenangkan trofi Premier League musim lalu, Man. City agak mengendur. Mereka terpaut dengan pemuncak klasemen yang juga rival sekota, Manchester United, sebanyak 12 poin. Meski begitu, Zabaleta yakin timnya pantang menyerah.
"Kami kembali membangun tim dalam empat tahun terakhir dan itu bukan hal yang mudah untuk meningkatkan mental agar mampu meraih gelar tiap tahunnya seperti tim papan atas Eropa. Mungkin tahun ini kami harus menunjukkan hasrat untuk mempertahankan gelar dan itu sangat sulit," pungkasnya.

No comments:
Post a Comment